belajar ikhlas
Awalnya t a k pernah
terpikir olehku, bertemu
dengannya adalah cobaan
diluar n a l a r k u.
Temanku bilang kata-
kataku itu terlalu
berlebihan; jika saja
ia merasakan sendiri
bagaimana rasanya
bertemu menaruh— harap
kemudian ditinggal tanpa
sebab. Tapi temanku
t a k sepertiku yang
i k l a s tanpa rasa
ingin b a l a s, jika
ia yang merasakannya
bisa—bisa mati
ditelan a s a yang
sirna oleh rasa.
-Desnita Tasya-
terpikir olehku, bertemu
dengannya adalah cobaan
diluar n a l a r k u.
Temanku bilang kata-
kataku itu terlalu
berlebihan; jika saja
ia merasakan sendiri
bagaimana rasanya
bertemu menaruh— harap
kemudian ditinggal tanpa
sebab. Tapi temanku
t a k sepertiku yang
i k l a s tanpa rasa
ingin b a l a s, jika
ia yang merasakannya
bisa—bisa mati
ditelan a s a yang
sirna oleh rasa.
-Desnita Tasya-
Komentar
Posting Komentar